
“Kami sudah berulang kali mengkomunikasikannya tapi ‘agik maler la’ (masih saja-red) kata orang Bangka. Bahkan puncaknya saat sidak kemarinpun tidak hadir, padahal sudah kami himbau dan informasikan di grup,” terangnya.
Kehilangan dua pegawai tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan bupati Bangka untuk mengganti pegawai atau merekrut pegawai baru lagi.
“Kami akan tanya ke bupati dulu apakah akan ada pegawai dari OPD lain atau rekrut baru untuk menggantikan dua pegawai ini,” tutup Eri.
Sebelumnya, ada 19 orang pegawai yang mangkir tanpa alasan saat sidak pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran Idul Fitri beberapa waktu lalu.