
Ia meminta maaf jika memang ada pelayanan yang membuat masyarakat tersinggung dan juga memperlambat kinerja masyarakat.
“Kita minta maaf jika ada pelayanan kurang baik, muka pelayan jutek tapi bukan hati ya. Saya ini sangat apresiasi sekali dengan tim saya ini yang berjuang dalam membantu masyarakat karena mereka juga sampai malem untuk membantu perizinan,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, Dinas PUPR akan selalu membantu masyarakat dalam membuat perizinan.
“Kita itu akan selalu bantu masyarakat. Kita gak mau buat masyarakat susah. Perizinan saja yang harusnya ada 15 berkas yang dilengkapi kita kerucutkan jadi 5 berkas utama saja, sementara sisanya kita yang buatkan. Tapi ini hanya kebijakan di Bangka Tengah untuk mempercepat semua perizinan. Kita cuma kurang komunikasi saja. Yang jelas kami sebagai pelayan masyarakat akan membantu masyarakat dengan sebaik mungkin,” tutupnya.