
Pihaknya sendiri sudah berkali-kali mengingatkan agar dalam penyusunan program kerja baik jangka pendek maupun menengah harus terukur, efektif dan efisien.
“Setiap dalam pandangan umum maupun pandangan akhir fraksi selalu kami ingatkan karena yang dilihat bukanlah berapa banyak serapan anggaran yang telah dibelanjakan, tetapi dampak dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat kita dengan tujuan pensejahtraan,” terang Taufik.
Dampak dari minimnya PAD tersebut berimbas pada pembangunan infrastruktur, hiba hingga bantuan lainnya untuk masyarakat. Hal itu diungkapkan masyarakat saat para anggota dewan melakukan reses.