Dari Lubang Tambang Jadi Kebun Masa Depan, Harapan Baru Tumbuh di Air Limau

    INTRIK.ID, BANGKA BARAT – Lahan yang dulunya meninggalkan jejak aktivitas tambang kini mulai ditanami harapan baru. Di Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, puluhan bibit pohon buah ditanam di kawasan eks tambang sebagai langkah mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat.

    Aksi penanaman pohon yang digelar PT Timah (Persero) Tbk bersama Polres Bangka Barat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Forkopimda, dan masyarakat setempat, Jumat (12/6/2026), menjadi simbol bahwa lahan pascatambang tidak harus selamanya identik dengan tanah kosong dan gersang.

    Bibit durian, lengkeng, dan rambutan ditanam di kawasan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

    Bagi masyarakat Air Limau, pohon-pohon yang ditanam hari ini bukan sekadar penghijauan. Mereka merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan suatu saat nanti menghasilkan buah, memberikan nilai ekonomi, sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

    “Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami melaksanakan sejumlah kegiatan sosial seperti penanaman pohon, pemangkasan pohon yang mengganggu akses jalan, serta aksi bersih-bersih jalan, tempat ibadah, dan kawasan pantai,” ujarnya.

    Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar program pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih optimal.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk PT Timah yang turut berkontribusi dalam kegiatan penanaman pohon ini. Semoga apa yang dilakukan bersama dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menilai pemanfaatan lahan eks tambang melalui tanaman produktif merupakan langkah yang tepat dibandingkan membiarkan lahan tersebut tidak termanfaatkan.

    “Kita mengapresiasi inisiatif ini. Daripada lahan dibiarkan kosong, lebih baik ditanami pohon yang nantinya bisa memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan. Semoga tanaman yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Air Limau, Mexi Diansah, melihat kegiatan tersebut sebagai bagian dari transformasi kawasan pascatambang menuju lahan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

    Menurutnya, keberhasilan reklamasi tidak hanya diukur dari pulihnya kondisi lingkungan, tetapi juga dari kemampuan lahan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

    “Lahan eks tambang ini tidak hanya dipulihkan, tetapi juga bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai. Dengan menanam tanaman produktif, ke depan masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi dari lahan pascatambang,” katanya.

    Jika biasanya masyarakat mengenal reklamasi sebagai proses penghijauan semata, di Air Limau pendekatannya dibuat lebih dekat dengan kebutuhan warga. Pohon buah dipilih bukan hanya untuk menghijaukan kawasan, tetapi juga membuka peluang hasil panen di masa mendatang.

    Mungkin butuh waktu bertahun-tahun hingga durian, lengkeng, dan rambutan itu berbuah. Namun sejak bibit pertama ditanam, harapan agar bekas tambang dapat kembali memberi kehidupan sudah mulai tumbuh di atas tanah Air Limau. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bayi 8 Bulan Asal Belitung Jalani Pengobatan di Jakarta, Bantuan PT Timah Ringankan Beban Keluarga

    Bayi 8 Bulan Asal Belitung Jalani Pengobatan di Jakarta, Bantuan PT Timah Ringankan Beban Keluarga

    45 Santri Belajar di Tengah Keterbatasan Ruang Kelas, PT Timah Bantu Pesantren Tahfiz Belitung

    45 Santri Belajar di Tengah Keterbatasan Ruang Kelas, PT Timah Bantu Pesantren Tahfiz Belitung

    Masih Beralaskan Tanah, Warga Maropokot Terima Bantuan Tikar dari Tim ERG PT Timah

    Masih Beralaskan Tanah, Warga Maropokot Terima Bantuan Tikar dari Tim ERG PT Timah

    Pemkab Karimun Sentil Program PPM: Jangan Berhenti Saat Bantuan Diserahkan

    Pemkab Karimun Sentil Program PPM: Jangan Berhenti Saat Bantuan Diserahkan

    70 Persen Warga Tanjung Medang Nelayan, PT Timah Didorong Garap Limbah Ikan Jadi Sumber Ekonomi

    70 Persen Warga Tanjung Medang Nelayan, PT Timah Didorong Garap Limbah Ikan Jadi Sumber Ekonomi

    Akses Kesehatan Terkendala Pascagempa, Tim ERG PT Timah Datangi Warga Boafeo

    Akses Kesehatan Terkendala Pascagempa, Tim ERG PT Timah Datangi Warga Boafeo

      Ikuti kami di Facebook