
“Kalau hari biasa tidak selalu produksi, tapi di bulan Ramadan memang setiap tahun permintaan meningkat. Selain untuk konsumsi harian, banyak juga yang membeli untuk persiapan Lebaran,” katanya.
Dalam menjalankan usahanya, Nurlela turut memberdayakan tenaga kerja lokal. Saat ini, terdapat sekitar lima orang pekerja yang membantu proses produksi.
“Dengan adanya pesanan seperti ini, tentu sangat membantu kami, termasuk untuk tenaga kerja yang ada. Mereka juga ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Nurlela sendiri telah menjadi mitra binaan PT Timah sejak sekitar enam tahun lalu. Awalnya, ia hanya memproduksi keripik pisang, namun seiring waktu usahanya berkembang dengan berbagai varian produk.
Ia juga mengapresiasi dukungan PT Timah yang tidak hanya dalam bentuk pembelian produk, tetapi juga membantu promosi melalui berbagai kegiatan, termasuk di Rumah BUMN dan Galeri UMKM.
“PT Timah sering membantu promosi produk kami. Harapannya ke depan, dukungan ini terus berlanjut dan semakin banyak produk UMKM yang bisa diberdayakan,” harapnya.
Senada, Rini Erzaliana, mengatakan keterlibatan produknya dalam kegiatan PT Timah memberikan dampak positif bagi usahanya, terutama dalam meningkatkan produktivitas dan omzet penjualan.