
Salah satu peserta, Siti Fatimah, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru. Selama ini ia hanya membuat pempek dan kerupuk untuk kebutuhan keluarga.
“Sekarang kami belajar membuat ampiang dan kericu. Ilmu ini bisa dipraktikkan di rumah, bahkan ke depan bisa menjadi usaha tambahan untuk membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, PT Timah tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir, tetapi juga mendorong lahirnya usaha berbasis potensi lokal yang diharapkan mampu menambah pendapatan keluarga nelayan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Sumber: PT Timah Tbk