
Oleh: Marcelleno, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung
Pemilu 2024 yang dilaksanakan 14 Februari 2024 di seluruh wilayah Indonesia merupakan momen penting terhadap masyarakat untuk menyuarakan suara hak pilihnya. Namun, kekurangan informasi di dalam keanggotaan KPPS berdampak pada partisipasi masyarakat khusus bagi yang sedang merantau sehingga peningkatan potensi akan hal terjadinya golput semakin tinggi. Kekurangan informasi ini dapat menyebabkan ketidakpahaman masyarakat akan proses pemilu, sehingga sangat mempengaruhi keputusan mereka untuk tidak menggunakan hak suaranya.