
Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini merupakan bentuk pembinaan dan kemitraan agar para pengurus koperasi memiliki kemampuan manajerial dan memahami regulasi agar dapat menjalankan koperasi desa merah putih.
“Kemitraan ini harus diperkuat antara PT Timah, ESDM, Kementerian Koperasi dan Desa. Ini merupakan hal yang baru dan koperasi ini harus dibina sehingga mereka harus dipahami dengan kemampuan manajerial dan regulasi agar tidak ketakutan. Kita mencoba meningkatkan kompetensi para koperasi ini,” katanya.
Ia berharap, agar para koperasi yang mengikuti kegiatan ini dapat memahami semua materi yang diberikan. Sehingga nantinya dapat disampaikan kepada anggota.
Salah satu peserta kegiatan Rudy dari KDMP Desa Selinsing mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini memberikan pemahaman bagi mereka tentang proses kemitraan dengan PT Timah Tbk.
“Dengan adanya sosialisasi seperti ini kami jadi lebih paham bagaimana pola dan sistem kerja sama kemitraan dengan PT Timah, karena memang kami sudah mengubah akta koperasi dan kami juga sudah bekerja dengan mitranya PT Timah,” katanya.