
Setelah penerima ditetapkan, dana disalurkan melalui rekening bank penyalur atau mekanisme lain yang ditetapkan pemerintah.
Karena itu, pekerja perlu memastikan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, NIK, nomor rekening dan data pribadi tetap sesuai.
Besarnya perhatian terhadap BSU juga membuka peluang munculnya informasi yang tidak benar. Pekerja sebaiknya tidak sembarangan memasukkan NIK, nomor rekening, OTP atau data pribadi ke tautan yang beredar melalui media sosial maupun pesan pribadi.
Informasi mengenai status penerima dan jadwal penyaluran sebaiknya dipastikan melalui kanal resmi pemerintah.
Yang perlu diingat, BSU 2026 bukan berarti semua pekerja otomatis mendapatkan Rp900 ribu. Pemerintah tetap melakukan verifikasi terhadap data calon penerima sebelum bantuan disalurkan.
Dengan demikian, bagi pekerja yang menunggu BSU, hal terpenting saat ini bukan hanya menunggu dana masuk, tetapi memastikan status penerima dan kesesuaian data agar tidak kehilangan kesempatan ketika proses penyaluran dimulai.