Ari Anpiandi: Semangat Pemuda Muhammadiyah Sudah Berkurang

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bangka Tengah (PDPM Bateng) menggelar Musyawarah Daerah ke V (Musda V) di SMP Muhamadiyah Koba, Sabtu (31/5/2025).

Mengusung tema “Pemuda Negarawan Harmoni Memajukan Bangka Tengah”, musda ini untuk memilih kepengurusan baru.

Ketua Pemuda Muhamadiyah Bangka Tengah Ari Anpiandi mengungkapkan saat ini semangat Pemuda Muhamadiyah sudah mulai berkurang dari kehadiran peserta.

“Saat ini semangat Pemuda Muhamadiyah sudah berkurang. Itu terlihat dari peserta Musda yang datang ini sedikit walau semua perwakila kecamatan datang, ” ungkapnya.

Space Iklan/0853-1197-2121

Warga Arung Dalam itu juga melihat pengkaderan Pemuda Muhamadiyah di Bangka Tengah dilakukan dengan kurang baik sehingga kecintaan kepada gerakan Muhamadiyah sangat jauh berkurang.

“Kesalahan pengkaderan mungkin di saya sebagai ketua. Dan mungkin kedepannya saya tidak lagi jadi Ketua dan mungkin hanya memantau saja, ” tegasnya.

Ia juga ingin kepengurusan selanjutnya bisa memecahkan masalah klasik Pemuda Muhamadiyah Bangka Tengah yang semangatnya kendor diakhir.

“Saya sampai kapanpun ideologi saya dan gerakan saya Muhamadiyah. Begitu juga teman-teman. Namun semangat dan pengkaderan harus tersistematis dengan baik, ” tutupnya.

Space Iklan/0853-1197-2121

Ditempat yang sama, Ahmad Habibi Bendahara Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhamadiyah Bangka Belitung (PWPM Babel) menyampaikan, jika Musda hari ini dilakukan 3 PDPM.

“Hari ini Pemuda Muhamadiyah di 3 wilayah yakni Bangka Tengah, Belitung dan Bangka Barat melakukan Musda. Namun memang yang belum habis SK yaitu Bangka Tengah sampai 2026,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kepengurusan Bangka Tengah yang belum habis akhirnya diputuskan selesai oleh wilayah agar administrasi dan pemilihan serta struktural Pemuda Muhamadiyah serentak kedepannya.

“Jadi kita Musda agar tertib administrasi, agar kaderisasi berjalan dan semuanya bisa dilakukan serentak dengan baik, ” ujarnya.

Habibi juga menegaskan, Jika Pemuda dan Ayahanda harus bersatu dalam membangun Muhamadiyah agar berkembang pesat dan baik.

“Ayahanda tanpa Pemuda keropos, Pemuda tanpa ayahanda hilang arah. Jadi semua pihak harus dirangkul, kaderisasi harus berjalan dan ingat gerakan Muhamadiyah bukan cma sekedar organisasi saja, ” tegasnya.

“Ingat, kita berdakwah, kita membangun negeri lewat gerakan Muhamadiyah dan ingat sesungguhnya Allah SWT mencintai orang-orang yang berjuang di jalannya dengan kekompakan, ” tutupnya.

Mungkin Suka Ini juga:
Tak Ada Anggaran dan Raperda Belum Rampung, Pilkades Bangka Tengah Terancam Molor

Tak Ada Anggaran dan Raperda Belum Rampung, Pilkades Bangka Tengah Terancam Molor

HUT ke-23 Bangka Tengah, DPRD Ajak Pemuda Ambil Bagian

HUT ke-23 Bangka Tengah, DPRD Ajak Pemuda Ambil Bagian

DPRD Bangka Tengah Bahas Pembentukan LP hingga Lembaga Adat

DPRD Bangka Tengah Bahas Pembentukan LP hingga Lembaga Adat

Maski Bulan Ramadan, Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah Tetap Molor

Maski Bulan Ramadan, Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah Tetap Molor

Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG

Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG

Algafry Ingin Buat Fiskal Melalui Akselerasi Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Algafry Ingin Buat Fiskal Melalui Akselerasi Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Daerah

    Ikuti kami di Facebook