APH Diam, Warga Desa Beriga Turun Tangan Bubarkan Penambang

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Penambang pantai Tanjung Beriket, Dusun Beriket, Desa Batu Beriga kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah hampir diamuk masa lantaran warga kesal karena ulah penambang.

    Salah warga Desa Beriga mengatakan, jika semalam warga ngamuk kepada penambang yang berasal dari Desa Lubuk Besar dan Koba tersebut.

    “Iya bang, semalam ada ribut antara warga ke penambang. Penambang hampir diamuk masa namun diredam anggota polsek,” ucapnya kepada intrik.id, Sabtu (30/3/2024).

    Ia menyebutkan, kekesalan warga lantaran tak ada upaya dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menertibkan galian tanah tailing di pantai mereka. Bahkan mereka naik pitam lantaran tanah pantai tersebut diklaim milik pribadi berinsial R warga Lubuk Besar dan dibekingi oknum aparat berinisial H.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Mereka ini berani kerja karena tanahnya diklaim milik salah seorang warga. Terus ada aparat juga yang jadi beking dibelakang. Karena tak ada kejelasan mending warga turun sendiri. Kan ini ilegal. Legal saja kami nolak apa lagi ilegal,” ujarnya.

    “Himbauan sudah, spanduk sudah dipasang, dimonitor sudah namun penertiban belum juga ada. Mending kami yang tegas. Dan sakitnya kami juga, bukan warga kami yang kerja. Mereka yang merusak, kami dapat ampas,” lanjutnya.

    Ia berharap, masalah ini segera diatasi APH dan bisa damai seperti biasannya tanpa ada aktivitas tambang.

    Sementara itu, Kapolsek Lubuk sampai saat ini tidak bisa dikonfirmasi pihak intrik.id. Bahkan Kades Beriga tak pernah membalas konfirmasi pihak intrik.id. Hingga berita ini terbit, pihak intrik.id masih berupaya mencari R yang mengklaim menjadi pemilik tanah dan oknum aparat yang membekingi tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan