Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Algafry Berencana Menambah Kecamatan Baru

200
×

Algafry Berencana Menambah Kecamatan Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20221114 WA0023 e1668430045127
Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kabupaten Bangka Tengah berencana menambah kecamatan baru seiring bertambahnya jumlah penduduk yang saat ini sudah mencapai 200.110 jiwa.

Rencana itu diungkapkan langsung Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat ditemui di ruangannya, Senin (14/11/2022).

Menurutnya, hal itu bisa direalisasikan agar memudahkan dalam hal kendali, pengawasan, kinerja dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.

“Rentan kendali ini kita pendekkan. Jadi kalau misalnya tadi kecamatan hanya ada enam, bisa kita tambah satu atau dua,” ucap Algafry kepada intrik.id.

Ia mengungkapkan hal itu bisa terjadi melalui kajian yakni diskusi yang dilakukan dengan sejumlah anggota DPRD untuk membahas agar kecamatan Koba dibagi dua.

“Contohnya dari Desa Guntung sampai ke Desa Kurau Barat yang bisa dijadikan satu kecamatan dengan adanya pemekaran desa disitu,” terangnya.

Kata dia, wacana tersebut memang baru sebatas obrolan di warung kopi. Akan tetapi dia menilai bahwa hal itu menarik untuk ditelaah dalam rangka mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya jika suatu wilayah sudah dijadikan kecamatan, maka otomatis pelayanan kepada masyarakat akan lebih memadai.

Kemudian, diantara Desa Guntung sampai ke Desa Kurau Barat, sudah ada fasilitas pelayanan pendidikan seperti SMPN dan SMKN yang berada di Desa Penyak.

“Bisa jadi itu lebih memudahkan untuk dijadikan kecamatan (baru-red),” ungkapnya.

Meskipun begitu, ia mengungkapkan dalam membentuk kecamatan baru tentu ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi seperti minimal jumlah penduduk, luas wilayah, minimal jumlah desa/kelurahan dan lain sebagainya.

“Memang itu baru sebatas obrolan biasa, tapi tidak menutup kemungkinan agar wacana itu untuk kita telaah bersama dan ajukan kedepannya. Tinggal kita penuhi persyaratannya dan tanya persetujuan masyarakat apakah setuju atau tidak,” imbuhnya.(Erwin)

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas