Ajak Profesor dan Asisten Kementerian Kelautan, Laut Kulur akan Diperdalam

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama rombongan saat meninjau lokasi pantai di Kukur Ilir. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan peninjauan langsung area laut yang mengalami pendangkalan di Bangka Tengah di sekitaran Pantai Kulur Ilir, Kamis (10/11/2022).

    Peninjauan tersebut dilakukan di pantai Kulur Ilir bersama Direktur Perencanaan Wilayah Laut Suharyanto dan Asisten Menteri Kelautan dan Perikanan Diah Erowati serta 3 orang profesor dari IPB.

    Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah menegaskan, peninjauan ini dilakukan agar para nelayan mempunyai akses jalur laut yang baik.

    “Ini adalah bagian dari maju mundurnya nelayan Bangka Tengah jika jalur laut tak ditinjau dengan baik,” ucapnya kepada intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengungkapkan, kehadiran dari Direktur Perencanaan Wilayah laut tersebut adalah angin segar bagi Bangka Tengah.

    “Kehadiran Direktur Perencanaan Wilayah Laut ini ingin melihat lebih dekat kondisi laut di Bangka Tengah. Ini merupakan angin segar agar kita bisa melakukan pembaharuan dan pendalam jalur laut yang mengalami pendangkalan serta dibantu dana pusat tentunya,” ungkap Algafry.

    “Sudah 3 profesor dari IPB dan Direktur Kementerian yang langsung meninjau apakah perlu pembaharuan atau tidak. Maka dari itu kita juga fokus pada nelayan-nelayan kita agar mereka bisa melaut dengan tenang,” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Algafry juga mengatakan, dengan adanya bantuan dari kementerian kelautan akan mempermudah jalur akses serta pembaharuan laut di Bangka Tengah sehingga memudahkan para nelayan.

    “Sudah ditinjau langsung oleh kementerian kelautan yang artinya kita akan dibantu oleh kementerian langsung dalam hal pembaharuan jalur akses para nelayan untuk melaut, karena ini juga menentukan maju mundurnya nelayan kita jika memang pendangkalan ini tidak diperbaharui,” ucap Algafry.

    Selanjutnya, pihaknya akan meminta rekomendasi dan mengurus perizinan untuk melakukan pendalaman dan pembaharuan jalur masuk nelayan untuk melaut.

    “Peninjauan sudah, tinggal perizinan dan rekomensasi saja. Dan nantinya ini juga akan kita lakukan di beberapa daerah laut lainnya di Bangka Tengah yang mengalami pendangkalan dan perlu pembaharuan pendalaman,” tutup Algafry.

    Ditempat yang sama, Direktur Perencanaan Wilayah Laut Suharyanto mengatakan, kunjungannya memang untuk meninjau jalur nelayan melaut apakah perlu pembaruan atau tidak.

    “Jadi kita tinjau dan kaji lebih dalam bersama Profesor dari IPB. Jika perlu diperbaharui maka kita akan lakukan pembaharuan untuk masyarakat,” ucapnya saat meninggalkan pantai Kulur Ilir. (Adv/Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Camat Sungai Selan Kritik PT Timah: Jangan Sampai Rapat PPM Hanya Seremonial!

    Camat Sungai Selan Kritik PT Timah: Jangan Sampai Rapat PPM Hanya Seremonial!

    PT Timah dan Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan RIPPM dengan RPJMD

    PT Timah dan Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan RIPPM dengan RPJMD

    Pembaharuan RIPPM, PT Timah Kolaborasi dengan Pemda hingga Masyarakat Bangka Tengah

    Pembaharuan RIPPM, PT Timah Kolaborasi dengan Pemda hingga Masyarakat Bangka Tengah

    BAZNAS Bangka Tengah Bantu 25 Anak Stunting

    BAZNAS Bangka Tengah Bantu 25 Anak Stunting

    Pemkab Bangka Tengah Siapkan Rp2,5 Miliar Hadapi Porprov 2026

    Pemkab Bangka Tengah Siapkan Rp2,5 Miliar Hadapi Porprov 2026