
Pernapasan yang baik penting karena mempengaruhi kualitas oksigen yang kita masukkan ke dalam sistem pernapasan kita. Itu juga menentukan bagaimana kita mengeluarkan karbondioksida. Orang yang bernafas pendek cenderung mudah ngantuk dan mengalami kelelahan mental maupun fisik.
Jika kita tidak bernafas dengan benar, lebih sedikit oksigen yang akan mencapai sel otak dan jantung kita. Hal ini mengimplikasikan bahwa kita akan kesulitan untuk tampil pada level yang optimal. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyinkronkan semua aktivitas dengan pernapasan dalam pada kebiasaan sehari-hari.
Olahraga bermanfaat bagi orang yang sering lupa bernafas dalam-dalam. Karena olahraga adalah salah satu cara mencegah ngantuk saat berpuasa paling efektif, lari kecil atau jalan cepat sudah cukup untuk memberikan dorongan energi.
Pastikan Anda memasukkan beberapa bentuk olahraga ringan di bulan Ramadhan ini untuk mendapatkan banyak manfaat dari aktivitas fisik. Berjalan kaki singkat setelah sahur dan berbuka puasa dapat menyegarkan kembali tubuh yang lelah dan mengurangi kepenatan di bulan Ramadhan.
Beberapa orang takut melewatkan kopi atau teh jam 10.00 pagi selama puasa. Namun, Ramadhan memberi Anda peluang besar untuk mengurangi asupan kafein harian.
Anda mungkin perlu beradaptasi beberapa hari sampai tubuh terbiasa dengan rutinitas pagi Ramadhan. Sementara itu, Anda perlu lebih banyak menghidrasi tubuh dan itulah salah satu alasan mengapa harus minum lebih banyak air sebagai mencegah ngantuk saat berpuasa.
Saat kita bersyukur atas berkah harian, kita cenderung tidak mengalami emosi negatif seperti kelesuan kelelahan yang sulit dijelaskan. Selain itu, patuhi diet seimbang yang mengandung banyak buah-buahan, sayuran, susu dan yogurt.