4 Tips Menggunakan Mobile Banking Agar Tetap Aman dalam Bertransaksi

    Laman Kaspersky menjelaskan bahwa pembobolan data di HP bisa terjadi akibat kebocoran informasi yang sifatnya rahasia. Nah, langkah awal yang dapat kita lakukan untuk mencegah pembobolan mobile banking adalah tidak memberikan informasi rahasia, baik itu PIN, nama unik, dan kode OTP, kepada siapa pun.

    2. Tidak gegabah dalam memasang file asing yang datang melalui chat atau surel

    Teror file asing berbasis APK masih menghantui para pengguna Android. Pada banyak kesempatan, file berbasis APK tersebut disertakan dalam chat, SMS, dan surel yang dikirim oleh pihak penipu. Sebetulnya, apa itu APK? Dilansir Tech Target, APK adalah singkatan dari Android Package Kit.

    File atau aplikasi APK hanya bisa terpasang di HP dengan sistem operasi Android dan tidak dengan iPhone. Sayangnya, program APK tersebut sering dipakai oleh orang jahat untuk meretas HP milik orang lain, misalnya melalui metode phising. Metode ini dipakai untuk mengontrol dan melihat HP dari jarak jauh.

    Nah, Android yang terkena phising bakal mudah dilihat oleh orang lain, termasuk ketika pemilik HP melakukan transaksi dengan mobile banking. Dengan cara ini, penjahat siber bisa dengan mudah mencuri dan mengakses akun pribadi pemilik HP.

    Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk tidak membuka file atau aplikasi asing yang disertakan melalui chat, SMS, dan surel dari orang asing.

    3. Jika ada dana lebih, beli HP baru khusus untuk mobile banking

    Cara atau tips ini sebetulnya agak boros dan merepotkan. Namun, jika memang memiliki dana lebih, gak ada salahnya kamu mencoba untuk menggunakan 2 jenis HP yang berbeda. Hal ini mungkin tidak berlaku kalau kamu merupakan pengguna iPhone karena iOS tidak rentan dengan file berbasis APK.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook