
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang penugasan dan mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk jabatan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di Aula SMP Negeri 1 Koba, Selasa (31/03/2026).
Ia menyampaikan bahwa penyerahan SK ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus peningkatan kualitas pendidikan.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan SK pengangkatan kepada para kepala sekolah SD dan SMP di Kabupaten Bangka Tengah. Sebagian merupakan hasil promosi dan sebagian lainnya mutasi. Mereka telah memenuhi persyaratan dan melalui proses asesmen,” tutur Algafry.
Ia juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam membentuk karakter siswa, tidak hanya fokus pada aspek akademik. Menurutnya, pendidikan akhlak menjadi prioritas utama di tengah perkembangan teknologi saat ini.
“Jadikan sekolah ini menjadi rumah kedua bagi Bapak/Ibu semuanya. Anak-anak ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ilmu tanpa adab itu akan rusak,” tegasnya.
Selain itu, Algafry juga nenanggapi maraknya kasus kekerasan dan penyimpangan perilaku di kalangan pelajar saat ini. Ia mengaku prihatin dan menilai pengaruh lingkungan serta akses terhadap konten digital menjadi faktor yang perlu diwaspadai bersama.
“Ini menjadi kekhawatiran kita semua. Perkembangan teknologi mempengaruhi tingkah laku anak-anak. Maka tugas utama kita adalah mengarahkan mereka memahami kehidupan dengan benar, dimulai dari lingkungan keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Indrawadi, melaporkan bahwa terdapat 29 kepala sekolah yang menerima penugasan baru, terdiri dari 5 kepala sekolah SMP dan 24 kepala sekolah SD.
“Untuk jenjang SMP terdapat 3 kepala sekolah baru dan 2 mutasi, sedangkan jenjang SD terdiri dari 15 kepala sekolah baru dan 9 mutasi. Mekanisme rotasi dan pemilihan kepala sekolah baru ini sudah melalui seleksi sebagaimana diatur dalam Permendikbud. Prosesnya dimulai sejak November 2025,” jelasnya.
Dalam arahannya, ia meminta para kepala sekolah yang baru dilantik untuk segera menjalankan tugas dan mempersiapkan agenda pendidikan ke depan.
“Para kepala sekolah diharapkan segera melaksanakan tugas dan kewajibannya karena dalam waktu dekat akan menghadapi beberapa agenda penting, salah satunya penerimaan peserta didik baru,” ujarnya.
Salah satu kepala sekolah yang dilantik, Novimulta (39), mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 2 Pangkalanbaru selama kurang lebih satu tahun.
“Mudah-mudahan ke depannya bisa dilancarkan tugas yang lebih besar yang saya emban, karena saya sudah bertugas cukup lama di sekolah tersebut, sudah cukup mengenal seperti apa situasi kondisi, siswa-siswi, lingkungan dan rekan kerja. Semoga bisa lebih baik dan berprestasi lagi,” tukasnya.