3 Cara Merawat Radiator Mobil Agar Mesin Tidak Overheating dan Awet

merawat radiator mobil

Cara Merawat Radiator Mobil – Sudahkah Anda sering mengecek air pendingin dalam radiator? Jika belum, artinya cara merawat radiator mobil yang selama ini Anda lakukan belum benar. Padahal radiator adalah komponen yang sangat penting sebagai pendingin mesin.

Mobil yang mengalami kerusakan radiator seringkali terjadi dikarenakan pemiliknya salah atau jarang merawat dengan benar. Ketika rusak, temperatur mesin bisa jadi overheat dan bisa merusak sistem mesin sehingga performa mobil pun menurun.

Baca juga: 4 Manfaat Masker Putih Telur untuk Kesehatan Kulit Wajah dan Cara Membuatnya

Bagi Anda yang tak ingin radiator rusak, sebaiknya simak bagaimana cara kerjanya sehingga tahu cara perawatannya yang benar.

Apa Fungsi dari Radiator Mobil

Semua mesin baik itu mobil atau motor yang menggunakan bahan bakar bbm memiliki komponen ruang bakar. Di mana pembakaran terjadi yang dampaknya adalah suhu panas di mesin. Saat dikendarai suhu panas tersebut akan terus meningkat dan perlu dikontrol.

Mengingat suhu panas tersebut bisa membahayakan mesin, maka diciptakanlah radiator yang merupakan komponen untuk mengatur temperatur supaya tidak terjadi overheat. Nantinya suhu panas yang dihasilkan oleh mesin akan disalurkan ke udara oleh radiator ini.

Radiator juga sering disebut sebagai coolant karena akan mengalirkan air melalui saluran yang awalnya sudah dipasang ke seluruh bagian mesin. Nantinya aliran air inilah yang bekerja untuk menyerap suhu panas dari mesin untuk dialirkan kembali ke radiator.

Bagaimana Cara Kerja Radiator Mobil?

Proses kerja radiator berawal dari coolant yang mengalir ke semua saluran yang sudah dipasang ke bagian-bagian mesin. Ketika air sudah mengalir dengan baik, maka suhu panas akan diserap dan dibawa ke radiator.

Suhu yang panas akan dimasukan ke upper tank dan diproses untuk menjadi dingin dan dilanjutkan ke bagian radiator core di mana suhu panas dibuang ke udara. Proses pembuangan tersebut akan berjalan dengan cepat karena adanya bantuan kipas radiator.

Usai suhu panas tersebut dibuang ke udara, maka air akan kembali menjadi dingin dan mengalir lagi ke saluran. Begitu cara kerjanya secara berulang terus menerus. Mengingat banyaknya saluran yang mengelilingi mesin, biasanya sering terjadi kerusakan.

Di sinilah pengendara diharap harus terus waspada dan mengecek apakah semua saluran tidak ada yang bocor apalagi tersumbat. Bagaimana cara perawatan yang benar bisa Anda simak berikut ini.

Cara Perawatan Radiator Mobil yang Perlu Diperhatikan

Cara merawat radiator mobil ada banyak hal dan tidak selalu dilakukan di bengkel saja. Radiator perlu dirawat secara berkala oleh pemilik kendaraan. Lebih baik untuk melakukan pengecekan setiap pagi atau sebelum digunakan, agar mengetahui bahwa mobil dalam kondisi prima.

Khususnya bagi Anda yang sering menggunakan mobil untuk bepergian ke luar kota. Berikut ini cara merawat radiator yang perlu diperhatikan.

  • Rutin Mengecek Volume Air Radiator

Hal pertama yang harus Anda dilakukan adalah sering mengecek kondisi air radiator. Banyak sekali pemilik kendaraan yang lalai mengecek volume airnya sehingga kemampuan untuk menyerap suhu panas jadi menurun.

Jumlah air radiator yang kurang akan membuat suhu panas dari mesin terus meningkat. Selain itu juga akan muncul proses vakum karena adanya tekanan yang disalurkan ke tabung cadangan air radiator.

Kondisi tersebut akan sangat berbahaya, jadi sebaiknya cek kembali apakah volume dari air radiator sudah sesuai dengan indikatornya.

  • Membersihkan atau Menguras Tangki Radiator

Selanjutnya adalah rutin menguras air radiator supaya tidak terjadi korosi dari bagian dalam tangki dan komponen lainnya. Waktu menguras setidaknya adalah 2 minggu sekali. Dengan begitu komponen dari bahan logam akan terhindar dari karat dan radiator berfungsi dengan baik.

  • Jangan Isi dengan Air Keran

Dalam perawatan Anda juga harus mengingat untuk tidak menggunakan air keran. Alasannya karena air keran mengandung zat besi tinggi yang akan menjadi pemicu timbulnya karat pada semua komponen radiator.

Oleh karena itu Anda harus menggunakan air radiator yang sudah dirancang khusus untuk tidak menimbulkan karat. Jadi perhatikan jenis air yang Anda isikan ke tangki radiator.

Komponen Radiator yang Wajib Dicek dan Dibersihkan 

Setiap komponen dari radiator memiliki peranan penting yang tidak boleh lupa untuk dicek. Terutama pengecekan rutin dan pembersihkan terhadap ketiga komponen berikut ini.

  • Kipas Pendingin

Komponen ini memiliki fungsi untuk membuang suhu panas dari mesin yang telah dibawa oleh coolant. Pada komponen ini Anda harus mengecek cairan silikon dan tali kipasnya. Pastikan semuanya masih dalam kondisi baik.

  • Selang dan Klem

Komponen selanjutnya adalah selang serta klem yang akan terus menerus terkena suhu panas. Paling sering mengalami kebocoran atau klem lepas. Segera perbaiki ke bengkel resmi jika masalah kebocoran tak bisa diatasi sendiri.

  • Kisi-Kisi Udara dan Pompa Oli 

Anda juga harus mengecek kisi-kisi udara radiator yang fungsinya sebagai jalan keluar masuk udara. Jangan sampai kisi-kisi ini tersumbat karena pendinginan mesin tidak akan bekerja dengan lancar. Bersihkanlah dengan kuas halus jika ada yang kotor.

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas