20 Pemuda Bangka Tengah Diberikan Pelatihan 200 Jam

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Republik Indonesia memberikan pelatihan Pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) 2024 untuk anak muda yang ada di SD N 1 Koba, Bangka Tengah, Senin (22/7/2024).

    [irp]

    Pelatihan tersebut terdiri dari pelatihan desain grafis dan sablon Direct Transfer Film (DTF) yang diikuti 20 peserta selama 200 jam pelajaran dan diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Bangka Tengah.

    “Jadi ini adalah program kementerian pendidikan yang mana kami Dinas Pendidikan Bangka Tengah sebagai penjalan teknis di lapangan di Bangka Tengah,” jelas Asmini Kabid Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Bangka Tengah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    [irp]

    Ia melanjutkan, pelatihan ini baru dilaksanakan di Kecamatan Koba saja karena pelatihan ini dipilih kementerian secara langsung secara acak.

    “Jadi pelatihan baru ada di Koba saja. Kita akan usahakan nanti di kecamatan lainnya agar semua daerah kebagian karena ini ditunjuk langsung kementerian bukan dari kita,” tegas Asmini.

    [irp]

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengungkapkan, para peserta akan dibimbing dalam usaha dan sudah disiapkan dari para perusahaan yang bekerja sama sebagai pemateri.

    “Kita kerja sama dengan Dewantara, falah komputer, basmalah Productions, dan lainnya untuk memberikan pelatihan ini. Dan mereka juga disiapkan usaha dari para mentor serta bimbingan sampai lulus dari pelatihan ini, ” tutup Asmini.

    [irp]

    Sementara itu, salah satu peserta dari desa penyak, Risma menyebutkan jika dirinya sangat senang bisa mengupgrade diri dengan pelatihan soft skill seperti ini.

    “Pertama kita berterima kasih kepada kementerian pendidikan yang sudah mengadakan pelatihan ini karena ini termasuk soft skil yang dibutuhkan di era digital ini, ” ujarnya.

    Risma mengungkapkan, dirinya jauh-jauh dari Penyak hanya untuk melatih soft skil karena memang sebagai pekerja desain grafis di Penyak.

    “Biasanya yang butuh desain spanduk, baliho dan lainnya ke saya. Jadi saya jauh-jauh dari Penyak ingin mengasah skil disini, ” tandasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Lomba Bertutur Digelar, Bupati Algafry Dorong Anak Bangka Tengah Cerdas dan Cinta Budaya

    Lomba Bertutur Digelar, Bupati Algafry Dorong Anak Bangka Tengah Cerdas dan Cinta Budaya

    Dosen Unmuh Babel Sosialisasikan Pentingnya Legal Awareness bagi Anak Putus Sekolah

    Dosen Unmuh Babel Sosialisasikan Pentingnya Legal Awareness bagi Anak Putus Sekolah

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

      Ikuti kami di Facebook