
Pada era sekarang, baik di Indonesia maupun di belahan negara lainnya hari buruh dijadikan sebagai hari dimana para pekerja dapat menyampaikan pendapatnya ataupun melakukan protes. Protes tersebut muncul karena pendapat yang dikeluarkan oleh para pekerja kepada pemerintah. Hal ini sebenarnya wajar dilakukan, tetapi tetap sesuai dengan tata tertib dan tidak melakukan hal yang anarkis.
Kini para buruh mengalami kecemasan yang dimana pandemi virus corona sedang melanda negara ini, dimana para buruh sedang tidak dapat berkerja secara langsung melainkan bekerja dari rumah. Bagaimanakah nasip para buruh di tahun ini, apakan gaji yang mereka dapatkan selama wabah ini dapat mencukupi kebutuhan mereka atau bahkan menjadi masalah besar yang menimbulkan hilangannya pekerjaan karena banyaknya perusahaan yang tengah ditutup.
Hari buruh yang biasannya dilakukan di jalanan, dengan begitu banyak orang dan kadang membuat jalanan menjadi macet serta suara-suara tuntutan buruh yang mengemah di jalanan kini ditahun 2021 tidak akan ada kita lihat dan dengarkan. Wabah virus corona mengubah semuanya dengan sekejap mata, bagaimanakah kita dan para buruh menghadapi situasi semacam ini?
Oleh karena itu, cukup mengherankan jika istilah May Day digunakan untuk memperingati Hari Buruh Internasional pada setiap tanggal 1 Mei. Apakah para pekerja itu juga sedang terancam keselamatannya dalam pandemik virus corona ini? Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Betapa ya bila penutupan segala perusaan berlangsung dengan sangat lama dan membuat para perkerja tidak dapat menghasilkan upah karena bekerja tidak dengan maksimal. Hal lain yang mungkin bisa terjadi adalah PHK besar-besaran terhadap buruh di Indonesia. Namun tidak dapat kita pungkiri pula bila pemerintah memberikan dana gaji kepada para buruh yang tidak dapat bekerja karena Covid-19, hal ini dapat membantu meringankan para buruh yang kehilangan pekerjaan serta dapat menghidupi mereka.
Dalam konteks gawat darurat akibat pandemi, berbagai kebijakan harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Menyelamatkan nyawa manusia dari serangan mematikan virus Corona sama dengan melindungi keberlanjutan kehidupan manusia atas hak bekerjanya, maka dari itu kita perlu menghentikan Covid-19 ini sekarang juga