
“Angka tersebut menggambarkan kondisi investasi di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2022, yang tentunya merupakan buah dari upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bateng di segala sektor,” ujarnya kepada intrik.id, Senin (13/2/2023).
Wanita yang akrab disapa Sisyl itu menyebutkan ada lima sektor terbesar yang mempengaruhi realisasi investasi di wilayahnya, yakni jasa lainnya sebesar 31 persen atau Rp 352.1 miliar, industri makanan sebesar 24 persen atau Rp272.9 miliar.
“Kemudian sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan sebesar 11 persen atau Rp120.6 miliar, sektor pertambangan sebesar 10 persen atau Rp111.7 miliar, sektor hotel dan restoran sebesar 9 persen atau Rp.106.5 miliar. Dimana jasa lainnya itu penyumbangnya rumah sakit dan sekolah,” ucapnya.
“Ini juga bisa menggambarkan salah satu keberhasilan pemerintah kita, dibawah kepemimpinan Bupati Algafry, khususnya pada sektor ekonomi,” tambahnya.