
Penyuluh Sosial Masyarakat (PSM) Tanjung Pura itu juga menegaskan tidak ada sosialisasi dari pihak manapun akan adanya aktivitas pengambilan besi kapal tersebut.
“Mereka langsung nyelonong kerja sajadan memotong besi kapal disana. Untungnya warga tidak terpancing emosi namun tetap memantau perkembangan yang ada disana,” ujarnya.
Taufik menyebutkan, jika ada warga negara asing dan juga warga negara Indonesia yang bekerja disana. Bahkan kapal tersebut tidak memiliki nomor lambung kapal dan punya bendera Indonesia.