
“Saya sudah coba isi data mandiri tetangga saya lewat website. Tapi sampai sekarang desilnya tetap tidak berubah. Jadi percuma kalau hanya disuruh nunggu dan isi online,” kata Rian.
Ia meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan proses administratif, tetapi juga melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi warga di lapangan.
“Turunlah ke lapangan, telusuri dengan baik. Datangi rumah-rumah warga seperti Ibu Siah itu. Biar tahu kondisi sebenarnya,” tegasnya.
Bagi warga, persoalan tersebut bukan sekadar perubahan angka dalam sistem. Kenaikan desil dapat berdampak langsung terhadap akses mereka terhadap berbagai program bantuan sosial.
Karena itu, warga berharap proses validasi dan pendataan ulang dapat dipercepat, terutama terhadap masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak berubah tetapi status desilnya justru meningkat.