Usir PT Timah, Warga Desa Batu Beriga Menangis

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ratusan masyarakat Desa Batu Beriga menolak kehadiran PT Timah untuk mensosialisasikan terkait rencana penambangan di laut desa tersebut, Rabu (9/10/2024).

    Bahkan aksi yang dilakukan masyarakat hampir anarkis untuk mengusir rombongan PT Timah tersebut namun bisa diredam oleh aparat kepolisian dan TNI.

    Terlihat beberapa warga menangis sambil meminta pihak PT Timah untuk segera pergi dan membatalkan rencana tersebut.

    Terlihat juga beberapa truk yang membawa beras terparkir di area tempat kedatangan PT Timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jangan ganggu kehidupan kami, kami menolak, kami tidak mau adanya tambang. Kami ini nelayan. Kami tak butuh PT Timah karena selama ini laut kami (bisa) memberi kami beras, bukan PT Timah,” teriak salah satu warga sambil menangis.

    Warga lainnya, Jorgi menegaskan jika masyarakat tetap akan menolak tambang di Desa Batu Beriga dimana pencaharian warga merupakan hasil laut.

    “Selama ini kami baik-baik saja sebagai nelayan. Tak pernah di laut kami ada tambang. Maka PT Timah ini manipulatif sekali, ” ucapnya kepada intrik.id.

    Tokoh pemuda Desa Batu Beriga itu juga menegaskan, jika PT Timah masih berkeras dan tak kunjung jera datang untuk menambang di Beriga, maka warga akan melakukan ribuan aksi dengan masa yang lebih banyak lagi sebagai bentuk protes.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau sampai PT Timah sampai memaksa menurunkan ponton atau kapal isap maka akan ada konflik besar karena masyarakat sudah sering kali menolak dan mengusir PT Timah dari sini,” tegasnya.

    “Kami juga bisa membuktikan jika semua proses perizinan didapatkan dengan cara manipulatif, pemalsuan tanda tangan dan tak sesuai aturan karena kami punya semua bukti dan kami siap tantang PT Timah untuk hal itu,” lanjutnya.

    Sementara itu, perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Bangka Tengah Hafiz menegaskan, jika PT Timah tidak tahu malu karena berani menambang di Beriga namun tidak memberantas tambang ilegal yang mencuri timah di IUP mereka.

    “PT Timah ini sedang tercoreng namannya, dimana Dirut PT Timah tersangka kasus mega korupsi 300 T. Terus juga, PT Timah kenapa tidak mengurusi IUP mereka yang sedang ditambang secara ilegal,” tegasnya.

    Direktur Eksekutif Walhi Babel itu juga menyebutkan, semua wilayah laut yang ditambang PT Timah semuanya hancur dan tak ada perbaikan yang mampu dilakukan melalui reklamasi. Ia menambahkan, jika daerah yang ada tambang PT Timah juga terbukti tak ada kenaikan ekonomi.

    “Di darat reklamasi gak selesai, di laut apalagi. Terus semua daerah yang ada tambang PT Timah malah tak ada yang maju. Jadi tak sesuai dengan apa yang mereka janjikan. Apalagi masyarakat Beriga tak pernah dilibatkan dalam proses izin eksplorasi,” ungkapnya.

    “Makannya PT Timah sudah lah, jangan urus Desa Beriga tapi urus IUP bermasalah dan manajemen PT Timah dan warga terus gaungkan kebenaran, ” tutupnya.

    Sementara itu, saat hendak diwawancarai, Sigit Prabowo selaku divisi head area PT Timah wilayah Bangka Tengah dan Selatan bungkam dan tak mau wawancara.

    “Nanti saja,” ucapnya cetus.

    Hingga masyarakat bubar, tak ada hal apapun yang disampaikan PT Timah ke masyarakat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kecelakaan di Desa Beruas, Dua Orang Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan di Desa Beruas, Dua Orang Pengendara Motor Tewas

    Mobil Dinas Provinsi Bangka Belitung Jatuh di Jembatan Desa Guntung, Darah Keluar dari Hidung Sopir

    Mobil Dinas Provinsi Bangka Belitung Jatuh di Jembatan Desa Guntung, Darah Keluar dari Hidung Sopir

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Angin Kencang Robohkan Atap Rumah Warga Desa Perlang

    Angin Kencang Robohkan Atap Rumah Warga Desa Perlang

    Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG

    Hanya Berisi Kurma, Kacang dan Roti, Orang Tua Ragukan Nilai Gizi Menu MBG