
Diketahui, peserta Haflah Khotmil Qur’an dan Apresiasi Majelis Ilmu yang akan di wisuda sebanyak 1.489 dari Agama Islam, 10 peserta dari Budha, 5 peserta dari Konghucu, 10 peserta dari Katolik, 10 peserta dari Kristen, dan 11 peserta dari Hindu. Adapun wisudawati lansia dengan usia paling tinggi ialah berumur 87 tahun.
“Kegiatan seperti ini sangat jarang sekali, ini adalah sebuah fenomena yang bagus. Wujud dari toleransi ummat beragama, merupakan hal yang penting dalam kehidupan kita. Jika setiap individu memiliki sikap toleransi maka akan mengurangi gesekan-gesekan yang terjadi,” ungkap Pj. Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu.
Ia menambahkan, dengan latar belakang yang berbeda baik agama maupun suku dapat duduk bersama. Menurutnya ini bentuk toleransi yang nyata, bukan hanya slogan, bagaimana keharmonisan beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.