
Salah satu sektor yang berpotensi menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung adalah LU Pertanian, Perkebunan dan Perikanan. BPS mencatat, kinerja LU Pertanian, Perkebunan dan Perikanan pada tahun 2024 tumbuh 3,13 persen, sekaligus menjadi sumber pertumbuhan LU tertinggi disepanjang tahun 2024. Bahkan, produk pertanian Bangka Belitung juga semakin diminati pasar internasional, sejalan dengan kinerja ekspor komoditas pertanian pada 2024 senilai 60 juta USD atau tumbuh 33,83 persen.
Transformasi ekonomi Bangka Belitung yang mengedepankan LU Pertanian, Perkebunan, Perikanan sebagai motor pertumbuhan yang berkelanjutan, dapat dilakukan dengan beberapa cara.
Pertama, penguatan hilirisasi LU Pertanian, Perkebunan, Perikanan. Hilirisasi dimaksudkan sebagai amunisi untuk meningkatkan nilai tambah produk, sehingga berdampak lebih luas terhadap perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Beberapa komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, lada, perikanan tangkap hingga budidaya, memiliki potensi besar untuk dilakukan hilirisasi yang lebih masif. Dorongan investasi pabrik CPO dan produk turunan lainnya hingga pabrik olahan pengalengan ikan perlu menjadi prioritas melalui strategi promosi investasi yang tepat.