
Intrik.id – TECNO Modular Concept Phone adalah jawaban bagi pengguna ponsel. Khususnya yang menginginkan fleksibilitas tinggi tanpa mengorbankan portabilitas. Industri smartphone di tahun 2026 kembali riuh dengan gebrakan dari TECNO melalui pengenalan TECNO Modular Concept Phone.
Setelah sukses mencuri perhatian dengan jajaran layar lipatnya, kali ini pabrikan tersebut membawa visi masa depan yang menghidupkan kembali konsep desain modular. Melalui sentuhan teknologi modern yang jauh lebih fungsional, perangkat ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan perangkat unibody konvensional.
Salah satu daya tarik utama yang menjadi perbincangan hangat di Barcelona pada Maret 2026 ini adalah profil bodinya sangat ekstrem. TECNO berhasil memangkas ketebalan perangkat utama (core unit) hingga hanya 4,9 mm. Pencapaian ini menempatkannya sebagai salah satu smartphone tertipis di dunia saat ini. Meskipun dimensinya sangat ramping, penggunaan material High-Grade Aerospace Aluminum memastikan struktur ponsel tetap kaku dan tahan terhadap risiko bengkok. Hal ini membuktikan bahwa estetika tidak harus mengorbankan durabilitas.
Berbeda dengan proyek modular masa lalu yang cenderung rumit, TECNO memperkenalkan Modular Magnetic Interconnection Technology. Sistem ini memanfaatkan Magnetic Pogo Pin yang terletak di bagian belakang bodi. Hal ini memungkinkan pengguna menambah atau mengganti komponen secara hot-swap atau tanpa mematikan daya.
Baca juga: Tecno Spark 40 Series, Ponsel AI Terjangkau dengan Desain Tipis dan Teknologi Flagship
Konektivitas antar modul TECNO Modular Concept Phone tidak hanya mengandalkan fisik saja. Akan tetapi juga mendapat dukungan Wi-Fi, Bluetooth, dan mmWave untuk komunikasi berlatensi rendah. Beberapa modul fungsional yang dipamerkan meliputi:
Berdasarkan unit prototipe yang dipamerkan, TECNO Modular Concept Phone mengusung layar 6.8 inci LTPO AMOLED Flat Display dengan refresh rate 144Hz. Di sektor dapur pacu, penggunaan chipset efisiensi tinggi seperti MediaTek Dimensity 9400+ menjadi prediksi kuat untuk mengimbangi kapasitas baterai internal 3.000 mAh. Hadir dalam dua varian desain, Atom Edition (silver) dan Moda Edition (hitam cyberpunk), langkah TECNO ini menjadi angin segar bagi isu keberlanjutan.
Konsep modular memungkinkan pengguna melakukan pemutakhiran tanpa harus mengganti seluruh perangkat. Hal ini sejalan dengan tren pengurangan sampah elektronik global. Meski masih berstatus Concept Phone, teknologi ini diprediksi akan mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat mobile di masa depan.
Baca juga: Review Tecno Megabook K16S, Laptop 16 Inch Tipis dan Bertenaga dengan Harga Terjangkau
TECNO Modular Concept Phone adalah jawaban bagi pengguna ponsel. Khususnya yang menginginkan fleksibilitas tinggi tanpa mengorbankan portabilitas. Dengan ketebalan 4,9 mm dan ekosistem aksesori magnetik yang luas, TECNO Modular Concept Phone akan mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat mobile di masa depan. Mengingat statusnya yang masih berupa Concept Phone, sangat disarankan bagi peminat untuk tetap memantau perkembangan resmi dari pihak TECNO mengenai rencana produksi massalnya.