TBC Tembus 583 Kasus, HIV/AIDS 88 Kasus: Penyakit Menular Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pangkalpinang

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Sebanyak 583 kasus tuberkulosis (TBC) tercatat di Pangkalpinang hingga September 2026. Pada periode yang sama, kasus HIV/AIDS mencapai 88 kasus, disusul 11 kasus malaria impor dan 14 ibu hamil dengan hasil pemeriksaan hepatitis reaktif.

    Data tersebut menunjukkan penanganan penyakit menular masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Persoalannya bukan hanya menemukan kasus, tetapi juga memastikan pencegahan, pemeriksaan, pengobatan, dan pendampingan berjalan secara berkelanjutan.

    Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin atau Prof Udin, meminta penanganan penyakit menular tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Ia mendorong keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sektor swasta, BUMN, hingga komunitas masyarakat.

    Hal itu disampaikannya dalam pertemuan lintas program dan lintas sektoral mengenai penguatan integrasi HIV/AIDS, tuberkulosis, malaria, dan hepatitis (ATMH) dalam implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP), di Hotel Grand Safran Pangkalpinang.

    “Ini merupakan wujud komitmen pemerintah. Masih banyak kasus-kasus ini terjadi secara nasional. Untuk itu, kita dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan dinas-dinas terkait hingga unsur lainnya,” ujar Prof Udin.

    TBC Catat 583 Kasus, Baru 68 Persen dari Target Penemuan

    Dari empat kelompok penyakit yang menjadi perhatian, TBC mencatat angka tertinggi dengan 583 kasus hingga September 2026.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook