Tak Datang Saat Ditantang Debat, Mahasiswa Akan Temui Luhut Kerumahnya

    JAKARTA – Tantangan Debat Terbuka menyoal WNA masuk ke Indonesia ditengah PPKM Darurat yang dilontarkan aktivis mahasiswa Bintang Wahyu Saputra kepada Menko Kemaritiman dan investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitain, urung dilaksanakan. Hal ini disebabkan, Luhut Binsar Pandjaitan tidak datang ke lokasi debat yang telah ditetapkan. Luhut juga diketahui tidak hadir di ruang diskusi virtual lewat aplikasi zoom yang disiapkan.

    “Sangat disayangkan, undangan debat yang saya layangkan kepada pak Luhut Binsar Panjaitan perihal kedatangan warga negara asing disaat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat tidak dihadiri oleh beliau,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra, kepada wartawan di Jakarta, Jum’at (9/7).

    Padahal, menurut Bintang, pihaknya sudah mengirimkan undangan secara resmi kepada Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu.

    “Saya bukannya pansos ataupun mencari momentum dengan mengajak debat pak Luhut. Saya hanya ingin meminta pak Luhut untuk berargumen dengan saya dengan tujuan untuk menjelaskan secara gamblang kenapa warga negara asing dibiarkan masuk ke Indonesia disaat negara ini sedang menghadapi serbuan Covid-19,” tegas Bintang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Bahkan, sebagai perbandingan, lanjut Bintang, negara India telah menutup New Delhi dari akses warga negara asing selama 4 bulan selama varian delta mengganas disana.

    “Nah, kebalikan sama Indonesia yang disaat varian delta mengganas, justu tetap membuka penerbangan dari luar negeri. Saya tidak habis pikir kenapa ini bisa terjadi,” tambahnya.

    Menurutnya, alangkah baiknya jika pemerintah fokus terlebih dahulu untuk penanganan Covid-19 dan tutup terlebih dahulu penerbangan dari luar negeri karena kesehatan masyarakat lebih penting daripada apapun.

    Namun, sangat disayangkan disaat mahasiswa ingin memperoleh jawaban secara langsung dari Luhut, yang bersangkutan tidak datang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Lebih lanjut Bintang mengatakan seharusnya sebagai pejabat negara Luhut punya Political Will dengan memenuhi undangan debat sekaligus sebagai bukti pemerintah terbuka dan menjalankan asas good governance sesuai perintah Presiden Joko Widodo.

    “Kami merasa kecewa karena pak Luhut tidak hadir dalam diskusi ini. Karena pak Luhut tidak datang, maka kami yang akan beramai-ramai ke kantor hingga rumah pak Luhut demi mendapatkan sebuah jawaban agar masyarakat tercerahkan oleh beliau,” tutur Bintang.

    “Jika saja Pak Luhut Binsar Pandjaitan datang itu membuktikan beliau seorang pejabat yang juga negarawan,” tutup Bintang. (**)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Bupati Bangka Tengah Resmi Mundur Sebagai Ketua DPD II Golkar

    Bupati Bangka Tengah Resmi Mundur Sebagai Ketua DPD II Golkar

    PT Timah Wujudkan Generasi Emas 2045 Melalui Pemali Boarding School

    PT Timah Wujudkan Generasi Emas 2045 Melalui Pemali Boarding School

    Tim ERG PT Timah Bantu Pemulihan Aceh Tamiang

    Tim ERG PT Timah Bantu Pemulihan Aceh Tamiang

    ERG PT Timah Tiba di Aceh Tamiang

    ERG PT Timah Tiba di Aceh Tamiang

    Datangi Babel, Komisi XI Ingin Pahami Manfaat dan Kontribusi PT Timah untuk Negara dan Masyarakat

    Datangi Babel, Komisi XI Ingin Pahami Manfaat dan Kontribusi PT Timah untuk Negara dan Masyarakat

      Ikuti kami di Facebook