
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Masyarakat Koba, Bangka Tengah kesulitan mendapatkan minyak goreng. Sejak pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter, masyarakat justru kesulitan mendapatkan minyak goreng.
Salah satu penjual jajanan khas Bangka, Ela mengaku sudah keliling Koba untuk mendapatkan minyak goreng sebagai salah satu bahan jualannya.
“Saya sudah keliling toko sana sini, sudah enam toko tapi tidak ada yang jual (minyak goreng-red). Baru ketemu di toko besar tapi hanya dibatasi seliter saja,” ungkapnya, Sabtu (5/3/2022).