
“Saat ini saja sudah ada dua kasus penganiyaan di Merbuk. Apakah sampai ada yang mati dulu baru itu (penambang) diselesaikan,” ungkapnya kepada intrik.id.
Ia mengaku sudah membawa kasus itu ke instansi pemerintah dan aparat penegak hukum lengkap dengan bukti nyata. Namun sayangnya, laporan itu hingga saat ini tidak ditindaklanjuti.
“Pemberitaan sudah ramai, nama-nama sudah muncul, pembeking juga sudah muncul. Terus bukti apa lagi yang ditunggu. Hebat sekali orang dibelakang ini sampai merampas hak masyarakat saja bisa tenang,” tegasnya.