
“Jalan ini almarhum kak Bambang yang merintis dari awal. Sekitar tahun 1993. Selama lebih dari tiga dekade. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah ketidakberdayaan saluran air dan aspal, menyebabkan mobilitas kami terganggu setiap masuk musim penghujan,” ucap Bujang yang juga warga jalan Sulawesi.
Bukan tanpa usaha, Bayu Warga Dusun Air Raya, Desa Air Ruay mengatakan bahwa dirinya sudah pernah menyampaikan kondisi jalan dimaksud kepada pihak terkait.
“Soal kondisi Jalan Sulawesi butuh diaspal dan punya drainase sudah pernah melaporkan ke ketua RT, Kades, serta Camat tetapi belum ada solusi.
Kami berharap dengan adanya perhatian dan tindakan dari pihak terkait, masalah ini dapat segera mendapatkan solusi untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” tutupnya.