Spanduk “Nenek Moyang Kami Pelaut Bukan Penambang Desa Batu Beriga” Bentuk Penolakan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Adanya rencana PT Timah untuk melakukan penambangan di laut Desa Batu Beriga, Bangka Tengah ditentang oleh warga.

    Sudah berbagai cara warga untuk menolak adanya tambang di laut yang merupakan sumber penghasilan warga karena mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

    Mulai dari aksi demo, mengusir penambang saat merakit Ponton Isap Produksi (PIP), menemui dewan hingga ke kementrian.

    Bahkan spanduk bertuliskan penolakan warga terpampang di sudut desa Batu Beriga.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dengan tulisan “Nenek Moyang Kami Pelaut Bukan Penambang Desa Batu Beriga”, spanduk itu kokoh berdiri di tengah desa.

    Tokoh Pemuda Desa Beriga, Jorgi mengatakan di desanya sedang bersiaga lantaran adanya rencana tambang tersebut.

    “Kami memang menolak tegas adanya PIP di daerah kami. Kenapa mereka seakan tergesa-gesa padahal konflik dibawah sedang panas,” ungkapnya, Senin (18/4/2024).

    Padahal PT Timah sendiri sudah meminta Polda Babel untuk melakukan pengamanan pengoperasian PIP pada 20 Maret 2024 mendatang dan tertuang dan surat PT Timah nomor: 0728/Tbk/UM-0030-/24-S14.5.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu, Alfiansyah selaku Kepala Bidpam PT Timah membenarkan akan surat tersebut. Namun dirinya tidak mau diwawancara karena bukan jam kerja.

    “Oh iya, surat itu. Benar, tapi surat pusat. Besoklah ya jam kerja. Kalau malam gini saya kira urgent dan saya belum tau pasti. Nanti besok saja kita wawancara,” jelasnya singkat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan