
Kemudian, pihaknya juga mempunyai program Jumat bakat yang memungkinkan peserta didik menampilkan talentanya setiap hari Jumat.
“Tapi kadang-kadang kami selingi juga dengan Tausiyah dengan mengundang ustadz atau ustadzah,” tambahnya.
Bahkan, pihaknya juga berencana akan menggelar tausiyah khusus bagi wali murid setiap sebulan sekali.
“Jadi bukan hanya siswanya saja, tapi kami juga berharap agar para orang tua ikut mengenal lingkungan sekolah dan lebih dekat dengan para guru. Sekaligus juga untuk mempromosikan sekolah ke masyarakat,” tuturnya.
Di samping itu, saat ini SMP Muhammadiyah telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah agar para siswa-siswi tidak perlu membayar SPP sampai lulus.
“Para siswa enggak perlu bayar SPP alias gratis sampai mereka lulus, sama seperti di sekolah negeri pokoknya,” imbuhnya.
Diketahui, SMP Muhamadiyah telah berdiri sejak tahun 1986 dan selalu mengalami pasang surut, termasuk kekurangan murid dan sempat terancam tutup. (erwin)