
Rupanya Nando memilih dua game tersebut bukan tanpa alasan. Dirinya suka memainkan game yang bisa dimainkan secara tim. Menurut pria kelahiran Semarang tersebut, game yang dimainkan membantu juga penampilan di lapangan. Meski kini ia sedang berkutat dengan pemulihan cedera yang dialaminya.
“Game-game itu menarik karena mainnya secara tim. Mirip seperti main sepak bola. Harus bekerjasama agar bisa menang. Kebetulan juga tidak terlalu suka dengan game individu, gak seru,” jelasnya.
Namun Nando menampik soal kemungkinan untuk menekuni bidang e-sport. Penjaga gawang yang mempersembahkan trofi Liga 1 U-20 untuk Persebaya tersebut hanya menganggap PUBG sebagai hobi. Ia lebih berharap untuk segera sembuh dan bisa kembali merumput.
Nando saat ini sudah mencapai rank Diamond dalam permainan PUBG. Dengan modal tersebut sempat terbesit di benaknya untuk banting stir menjadi Atlit E-sport. Ditambah lagi ketidakjelasan kompetisi yang membuatnya berpikir bahwa E-sport menjanjikan masa depan yang cukup cemerlang