
Direktur Operasi PT Timah Handy Geniardi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program PROPER Hijau 2026 yang menjadi salah satu instrumen perusahaan dalam mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Penanaman ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir, penguatan ketahanan lingkungan, sekaligus menghadirkan nilai tambah ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Handy.
Ia menegaskan, pengelolaan lingkungan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Menurutnya, revitalisasi Kolong AKHLAK Air Kantung diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama untuk merawat lingkungan sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang hijau yang lestari, produktif, dan bernilai bagi generasi mendatang.
Sementara itu, Bupati Bangka Fery Insani mengapresiasi langkah PT Timah yang terus konsisten menghadirkan program pengelolaan lingkungan bersama pemerintah daerah.