
Anggun Setia Devi
Mahasiswa Jurasan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung
Pada era saat ini minat baca masyarakat sangat minim dikarenakan mereka mulai terpaku ke media elektronik. Media elektronik ini memiliki dampak positif maupun negatif. Dampak positif biasanya mempermudah masyarakat dalam menjangkau segala aktivitas mereka, sedangkan dampak negatif masyarakat bermalas-malasan dalam menggali informasi, dengan kata lain (hoax). Padahal mereka hanya perlu membaca keseluruhan berita yang mereka terima agar terhindar dari berita hoax. Seperti contohnya saja, masyarakat sekarang sangat minim sekali kemampuan membacannya. Padahal kita tahu kemampuan membaca itu sendiri atau lebih singkatnya kita bisa menyebutnya literasi memiliki banyak sekali manfaat seperti menambah wawasan, mengembangkan kemampuan verbal, melatih kemampuan berpikir dan menganalisa serta membuat otak bekerja optimal serta masih banyak lagi manfaat lainnya.
Apabila minat baca tidak ditingkatkan , bukannya tidak mungkin apabila masyarakat percaya isu hoax, provokasi dan fitnah akan menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. Munculnya berita bohong atau hoax sendiri karena kurangnya membaca keseluruhan berita yang dishare oleh orang. Sehingga masyarakat tanpa mengkonfirmasi kebenarannya sudah percaya dengan berita tersebut. Kejadian seperti ini mungkin sudah banyak terjadi dilingkungan sekitar kita. Budaya literasi adalah cara untuk melakukan kebiasaan berfikir yang diikuti oleh sebuah proses membaca dan menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam sebuah proses kegiatan tersebut akan menciptakan sebuah karya.