
“Di Babel ini sangat luar biasa, meski kami hidup di tengah minoritas tapi kerukunan umat beragama benar-benar terjalin dengan baik,” tuturnya.
Dikisahkannya, Hari Raya Waisak digelar untuk memperingati 3 momen penting yang dinamakan Trisuci Waisak, yaitu kelahiran Pangeran Sidharta, pencapaian Penerangan Agung Pangeran Siddharta dan menjadi Buddha, serta wafatnya Buddha Gautama Parinibbana.(red)