
BANGKA BELITUNG. INTRIK.ID – Beberapa waktu lalu telah terjadi dugaan penyerobotan lahan dilakukan PT. SAML di Desa Mendo, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Polemik tersebut berlanjut ke jalur hukum, dalam hal ini Polda Babel sebagai penegak hukum telah mengeluarkan surat perintah penyidikan no. SP.Lidik/170/VII/2023/ Ditreskrimum, Tertanggal 25 Juli 2023.
Layu sebelum berkembang tertanggal 5 Oktober 2023 pihak Polda Babel telah mengeluarkan surat Perintah Penghentian Penyelidikan ( SP3 ) No. B/354/X/2023/Ditreskrimum. Menyikapi hal tersebut Kantor Hukum DAVID SUMIN & PARTNER sebagai penerima kuasa dari pengadu Raden Laurencius Johny Widyotomo, Membuat laporan pengaduan dugaan ketidak Profesional penyidik Polda Babel ke Birowassidik Bareskrim Polri tertanggal 18/10/2023.
Dikeluarkannya SP3 terkait perkara dimaksud oleh Ditreskrimum Polda Babel, menyita perhatian dan tanda tanya publik, apa sebenarnya yang telah terjadi ? Menyoroti penghentian penyidikan itu, salah satu Aktivis Bangka Suhendro mengatakan akan membantu mengawal laporan pengaduan oleh Kantor Hukum DAVID SUMIN & PARTNER ke Mabes Polri.
“Sebagai bagian dari publik tentunya kita sangat menyayangkan dikeluarkannya SP3 terkait perkara dugaan penyerobotan lahan dilakukan PT. SAML. Mungkin pihak penyidik Ditreskrimum Polda Babel punya alasan logis, hingga menghentikan penyidikan perkara dimaksud,” kata Suhendro, Sabtu (28/10/2023) pagi.
Menjadi salah satu aktivis di Kabupaten Bangka Suhendro menyebutkan, akan bersikap profesional merespon masalah SP3 tersebut.
“Ya kita saling menghormati setiap keputusan pihak terkait, namun secara profesional saya juga punya penilaian atas SP3 itu. Saya akan membantu mengawal laporan pengaduan dugaan ketidak Profesional penyidik Ditreskrimum Polda Babel, oleh Kantor Hukum DAVID SUMIN & PARTNER,” ungkapnya.