
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Sejumlah peternak hewan kurban di Bangka Tengah kapok meneruskan usahanya. Hal itu lantaran harga jual sapi import lebih murah dibandingkan dengan sapi lokal.
Salah satu peternak, Dul mengatakan harga sapi lokal yang diternak dan dibesarkan oleh petani Rp 20 juta namun sapi import hanya Rp 16 juta.
Oleh karena itu, sapi yang diternakannnya tak laku dan harus jual murah sehingga menyebabkan kerugian.