
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Peternak sapi di Kelurahan Sungaiselan, Bangka Tengah, Samsul Bahri menggunakan ramuan sendiri untuk menghindari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Pria 52 tahun tersebut menggunakan campuran tanaman herbal seperti temulawak, jahe, lengkuas, kayu manis, serai, daun cekur dan bahan-bahan lainnya yang ditumbuk halus dan kemudian dicampurkan dalam pakan ternaknya.
Ia mengaku inspirasinya tersebut didapatkan dari membaca berita dan sosial media sehingga muncul ide itu.
“Dulu juga sempat ada profesor yang datang ke peternakan saya yang ngajarin pengetahuan itu, jadi enggak asal-asal campur aja,” ungkapnya, Rabu (18/5/2022).
Saat ini, Samsul memiliki 20 ekor sapi yang harus ia jaga dan rawat agar tidak terpapar virus berbahaya itu. Dirinya juga merasa bersyukur lantaran belum ada satupun sapi di Kecamatan Sungaiselan termasuk di peternakan miliknya yang terinfeksi virus PMK.