
Berbeda dengan Candi Borobudur yang tambun, bentuk Candi Pawon ini ramping. Terbuat dari batuan andesit dalam denah bujur sangkar. Panjang sisinya 10 m dan tingginya 13,3 m. Candi ini menghadap ke arah barat dan memiliki satu bilik berukuran 2,65 m x 2,64 m dan tinggi 5,20 m.
Secara arsitektural, bangunan candi terbagi menjadi tiga bagian, kaki, tubuh dan atap candi. Batur (kaki) setinggi 1,5 m berhias ornamen-ornamen bunga dan sulur-suluran. Tubuh candi dihiasi dengan arca-arca Bodhisattva. Sementara itu, pada bagian atap candinya terdapat stupa.
Pintu masuknya berada di sebelah barat dengan anak tangga berhias makara. Dan, pada ambang atas pintu masuk terdapat hiasan kala. Atap candi ini bentuknya persegi bersusun dengan hiasan stupa-stupa kecil di setiap sisinya. Stupa yang lebih besar ditempatkan di puncaknya.
Di bawah relief kala yang berada di atas pintu masuk, ada juga relief Kuwera (Dewa Kekayaan) dalam posisi berdiri. Dinding utara dan selatan dihiasi oleh relief yang sama, yakni komposisi relief yang menggambarkan Kinara dan Kinari (makhluk berkepala manusia berbadan burung).
Relief Kinara dan Kinari digambarkan sedang berdiri mengapit pohon kalpataru yang tumbuh dalam jambangan. Di bagian atasnya terdapat sepasang manusia yang sedang terbang. Pada bagian atas dinding juga ada sepasang jendela ventilasi dengan pahatan kumuda di antara keduanya.
