Pentingnya Bahasa Inggris bagi Mahasiswa

    Foto: Eva Yuliana.

    Sebagai seorang mahasiswa, menguasai bahasa Inggris akan memberikan pengaruh positif dan berbagai manfaat tentunya. Pertama, dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, bahasa Inggris telah menjadi bahasa pengantar baik dalam menggunakan website maupun sumber informasi lainnya. Hal ini dibuktikan dengan sebagian mahasiswa masih merasa kesulitan dalam menyerap berbagai informasi yang menggunakan bahasa Inggris. Pada situasi tersebut, informasi yang didapatkan tidak akan lengkap dan juga media informasi yang dibutuhkan juga menjadi sangat sempit. Tentunya, akibat dari kurangnya pemahaman dan penguasaan mahasiswa dalam berbahasa inggris. Kedua, bahasa Inggris merupakan salah satu kunci utama bagi mahasiswa untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti pendidikan S2 ataupun S3 baik didalam negeri maupun diluar negeri. Seperti yang kita ketahui, bahasa Inggris banyak dijadikan sebagai bahasa resmi berbagai negara dibelahan dunia. Hal ini berdampak besar terhadap keinginan mahasiswa yang memiliki mimpi untuk berkesempatan melanjutkan pendidikan di negeri orang. Dengan begitu, jika kita dapat menguasai dan mempunyai kemampuan bahasa Inggris, maka hal itu akan mempermudah kita dalam mewujudkan mimpi tersebut. Tak hanya itu, dengan menguasai bahasa Inggris dengan baik akan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar yang biasanya diadakan setiap tahun. Tentunya, mahasiswa juga akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan beasiswa pembiayaan penuh dengan syaratnya, yaitu dibuktikan dengan nilai TOEFL yang tinggi. Ketiga, bahasa Inggris dapat menambah relasi dan jangkauan pertemanan bagi kita. Hal ini maksudnya kita dapat menambah relasi dengan mencari teman atau sahabat pena dari berbagai negara melalui media sosial. Dengan menguasai bahasa inggris, kita dapat dengan mudah dalam berkomunikasi dan bertukar pikiran satu sama lain serta menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.

    Pentingnya peran bahasa Inggris, bukan hanya dalam dunia pendidikan perguruan tinggi yang dalam hal ini ditujukan bagi mahasiswa. Namun, bahasa Inggris juga memainkan peran penting dalam era Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGS). Mengutip dari laman https://sdgs.bappenass.go.id, agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan (the 2030 Agenda for Sustainable Development atau SDGs) adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup. SDGs/TPB diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif untuk meyakinkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang terlewatkan atau “No-one Left Behind”. SDGs terdiri dari 17 tujuan dan 169 target dalam rangka melanjutkan upaya dan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) yang berakhir akhir pada tahun 2015 lalu.

    Salah satu tujuan dari pembangunan berkelanjutan yang memiliki peranan penting adalah program pendidikan berkualitas. Program ini bertujuan untuk menjamin adanya pemerataan pendidikan dan memastikan adanya pendidikan yang berkualitas, inklusif, serta penjaminan akses pendidikan yang sama bagi setiap golongan masyarakat, khususnya terhadap mahasiswa. Tak hanya itu, program dari pembangunan berkelanjutan ini juga bertujuan untuk menjamin generasi penerus bangsa, yang dalam hal ini merupakan mahasiswa agar mendapatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang diperlukan nantinya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan Indonesia. Pendidikan berkualitas dijadikan sebagai akar dari pembangunan berkelanjutan dan untuk mencapai kedudukan sebagai salah satu negara maju di dunia, sehingga pendidikan menjadi sesuatu yang sangat penting dan diprioritaskan untuk diberikan secara adil kepada seluruh masyarakat. Di sisi lain, kondisi pendidikan di Indonesia menjadi permasalahan yang cukup mengkhawatirkan. Mengutip dari laman www.bangsaku.web.id, terdapat 6 masalah pendidikan di Indonesia, diantaranya keterbatasan jumlah guru terampil, sarana dan prasarana tidak memadai, minim bahan pembelajaran, mahalnya dana pendidikan, mutu pendidikan rendah dan minoritas bagi kelompok difabel.

    Dibalik berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia tersebut, perlu adanya jalan keluar dalam upaya memperbaiki kualitas pendidikan dan mendukung program pembangunan berkelanjutan, yaitu pendidikan berkualitas. Dalam hal ini, peran besar mahasiswa sangat dipenting dan diperlukan. Mahasiswa sebagai Agent Of Change memiliki peran dalam menyongsong dunia pendidikan , menjadi pilar dalam pembangunan berkelanjutan, terutama pada program pendidikan berkualitas. Seperti yang kita ketahui, sebagai seorang mahasiswa, kita memiliki berbagai agenda, seperti program kampus mengajar, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) didesa, baik didesa yang terpencil, tertinggal, dan desa lainnya, serta berbagai program lain yang merupakan bukti dari kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan Indonesia untuk menuju pembangunan berkelanjutan dan mendukung upaya menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook