
Intrik.id – Jam dashboard mobil sering kali dianggap sepele, padahal keberadaannya memiliki peran penting bagi pengemudi. Fungsinya bukan hanya sebagai penunjuk waktu, tetapi juga bagian dari sistem informasi kendaraan yang menunjang kenyamanan berkendara. Ketika jam dashboard mengalami kerusakan, pengemudi kerap dibuat tidak nyaman karena harus bergantung pada ponsel atau jam tangan untuk memantau waktu.
Permasalahan seperti ini cukup umum terjadi, terutama pada mobil dengan usia pakai yang sudah lama. Untuk itu, penting memahami penyebab jam dashboard mobil rusak dan bagaimana cara menanganinya secara tepat.
Baca juga: Mobil Listrik Volvo ES90, Teknologi 800V dan Desain Aerodinamis, Siap Tantang Tesla dan BMW i7
Secara umum, jam di dashboard mobil dapat rusak karena beberapa faktor teknis. Menurut keterangan Danang Vicky Ardianto, mekanik Suzuki Kebon Jeruk, Jakarta Barat, penyebab paling umum adalah bohlam yang putus.
“Gampang saja, kok. Kalau di APV biasanya cuma bohlam saja yang putus,” ujarnya.
Hal tersebut menandakan bahwa tidak semua kerusakan memerlukan penggantian unit jam secara keseluruhan. Sebagian besar kasus cukup diatasi dengan perbaikan sederhana.
Selain bohlam, berikut penyebab umum lain jam dashboard mobil mati:
Kabel longgar atau korslet pada area panel dashboard.
Fuse (sekring) putus akibat arus listrik berlebih.
Kerusakan pada modul jam digital atau papan sirkuit internal.
Baterai mobil lemah yang mengganggu daya pada sistem elektronik.
Apabila jam dashboard mati karena bohlam, Anda dapat memperbaikinya sendiri dengan alat sederhana. Berikut langkah yang bisa dilakukan:
Lepas konsol depan mobil, tepat di dekat kursi penumpang depan. Caranya cukup ditarik perlahan hingga terbuka.
Temukan dudukan unit jam, lalu lepaskan pengunci serta kabel penghubungnya.
Gunakan tang kecil untuk membuka dudukan bohlam. Putar ke arah kiri agar terlepas dengan aman.
Periksa kondisi bohlam. Jika filamennya putus, segera ganti dengan bohlam baru berukuran kecil (harga sekitar Rp10.000).
Pasang bohlam baru dengan menyolder atau melilitkan kaki bohlam agar terpasang kuat.
Nyalakan mobil untuk mengecek apakah jam sudah kembali berfungsi.
Jika setelah penggantian bohlam jam tetap tidak menyala, besar kemungkinan modul jam atau rangkaiannya rusak, dan harus diganti secara keseluruhan di bengkel resmi.