Pemkab Bateng Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026

    5. Peningkatan pendidikan dari usia dini hingga SDM profesional

    6. Pemenuhan infrastruktur dan layanan dasar

    7. Peningkatan kualitas lingkungan hidup

    8. Pelayanan publik prima dan responsif

    9. Penguatan jaring kesejahteraan sosia

    10. Pengurangan angka kemiskinan

     

    Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, dalam laporannya menyampaikan bahwa kondisi fiskal 2026 memang menantang. Penurunan pendapatan daerah dipicu belum ditetapkannya Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Perpres.

     

    “Kita tetap mengutamakan program yang berdampak langsung pada masyarakat. Meskipun defisit Rp91,2 miliar, fokus pembangunan harus tetap efektif, efisien, dan berorientasi hasil,” ujar Efrianda.

     

    Rinciannya, pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp819,9 miliar, atau turun 13,06% dibanding APBD Induk 2025 yang mencapai Rp943,1 miliar. Belanja daerah mencapai Rp911,1 miliar dengan komposisi:

    – Belanja operasi: Rp682,4 miliar

    – Belanja modal: Rp57,2 miliar

    – Belanja tidak terduga: Rp5 miliar

    – Belanja transfer: Rp112,05 miliar

    – Penerimaan pembiayaan diperkirakan nol alias nihil, sehingga defisit diperkirakan Rp91,2 miliar.

    Pages: 1 2 3
    Tagged with:
    KUA dan PPAS
      Ikuti kami di Facebook