
Ia juga menyampaikan persentase capaian akses air minum dan sanitasi di Bangka Tengah.
“Akses air minum di Bateng saat ini mencapai 89,40%, sedangkan akses sanitasi mencapai 96,65%. Persentase tersebut dinilai belum optimal dan belum berada pada level aman dan diharapkan 100% rumah memiliki akses sanitasi layak. Oleh karena itu, harus dibangun infrastruktur yang sesuai dan layak, yang salah satu tujuannya yakni meningkatkan kesehatan untuk mengintervensi stunting,” ujar Sugianto.
Ia berharap infrastruktur yang dibangun bisa dimanfaatkan, dipelihara, dan diawasi agar manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi selanjutnya dalam waktu yang lama.