Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Resmi Gunakan Srikandi dan Musnahkan 1.758 Arsip

186
×

Pemkab Bangka Tengah Resmi Gunakan Srikandi dan Musnahkan 1.758 Arsip

Sebarkan artikel ini
IMG 20221116 WA0000
Foto: Pittor bersama dengan Kepala Dinas Kearsipan Bangka Tengah, Irwandi saat meluncurkan Srikandi. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah luncurkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Fitur ini untuk memudahkan penyimpanan data atau file di Pusat Data Nasional melalui alamat arsip.go.id, Rabu (16/11/2022).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pittor yang mewakili Bupati Bangka Tengah mengatakan dalam fitur ini pemerintah daerah tidak perlu menyediakan server ataupun perangkat keras lainnya sehingga pembuatan, pengiriman, penerimaan naskah dinas antar OPD dapat dilakukan secara elektronik setiap saat (E-Arsip Digital).

“Alhamdulillah pada hari ini kita akan mulai mengimplementasikan aplikasi ini secara bertahap, terhitung mulai tanggal 2 Januari 2023. Nantinya setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah diwajibkan untuk menggunakan aplikasi SRIKANDI di tiap urusan surat menyurat,” ungkapnya.

Selain meluncurkan Srikandi, kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Pemkab Bangka Tengah itu juga dilaksanakan pemusnahan arsip yang memiliki retensi dibawah 10 tahun.

“Suatu kebanggaan bagi saya, karena Pemda Bateng bisa menjadi salah satu kabupaten yang sudah siap menerapkan aplikasi Srikandi dan sudah melakukan pemusnahan arsip. Semoga ini menjadi semangat kita bersama untuk lebih sadar arsip,” ungkap Pittor.

Irwandi selaku Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam sambutannya menyampaikan ada 1.758 arsip yang dimusnahkan.

“Jadi total arsip yang akan dimusnahkan sebanyak 1.758 arsip dan akan dilakukan pemusnahan secara pencacahan,” jelas Irwandi.

Ia juga berharap penggunaan Srikandi dapat meningkatkan kinerja ASN.

“Semoga aparatur dapat lebih optimal dalam pencapaian target kinerja organisasi serta mendukung upaya less paper,” pungkas Irwandi. (Erwin)