
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Bangka Tengah mengajukan penambahan kuota penerimaan siswa baru di SMPN 1 Koba untuk tahun ajaran 2025/2026.
Namun pengajuan itu justru ditentang oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bangka Tengah.
Sekretaris PDPM Bangka Tengah, Engga mengatakan kebijakan itu justru akan mematikan SMP swasta yang ada.
“Memang ini permasalahan dari tahun ke tahun. Harusnya Pak Bupati tegas dalam memberikan kebijakan. Kalau negeri ditambah terus, justru SMP swasta di Koba akan mati seperti Stania dan terkhusus Muhammadiyah,” ungkapnya, Kamis (10/7/2025).