
Ia juga mengatakan jika rapat paripurna tidak pernah tepat waktu dan sudah menjadi budaya yang dimaklumi oleh para tamu undangan yang diundang ke DPRD.
“Udah budaya telat mah DPRD Bangka Tengah. Jadi biar lah. Kebiasaan ini. Tinggal kita tamu undangan aja pinter-pinter datangnya ngepas,” ungkapnya.
Ia juga menghimbau para tamu undangan agar jangan datang terlalu cepat agar tidak merasa kesal karena rapat yang selalu telat.
“makanya datang jangan cepat-cepat. Nyantai saja biar gak kesel,” tutupnya.