
“Ada anak yang tega membunuh ibunya termasuk kekurangan kita dalam mengajarkan Alquran kepada keluarga kita. Anak dan istri harusnya jadi penyejuk hati jika kita ajarkan agam dan tauhid bukan kita biarkan,” imbaunya.
“Kita harus berhati-hati karena anak-anak dan istri bisa saja jadi penghalang atau jadi penyejuk hati kita karena itu adalah tanggung jawab kita semua. Maka dari itu didik anak-anak dan istri kita tentang agama tauhid dan alquran agar kita bisa mendapatkan manfaat untuk kita. Karena saat mereka membela diri dan berkata bahwa kita tidak mengajarkan dia agama maka kita bisa saja akan terjerumus ke neraka,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dalam mengadakan acara MTQH ini banyak kekurangan.
“Kami minta maaf kepada seluruh peserta, panitia, pelaksana dan semuanya jika dalam acara ini masih banyak kekurangan. Kami hanya manusia biasa yang tak lekang dari salah,” tutup Algafry.(Erwin)