
Head of Institutional Relations MIND ID, Selly Adriatika, mengatakan MediaMIND tidak sekadar menjadi ajang kompetisi karya jurnalistik. Program tersebut juga dirancang sebagai ruang pembelajaran agar jurnalis memahami dinamika industri pertambangan secara lebih mendalam.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang yang lebih luas bagi para jurnalis untuk melihat secara langsung bagaimana sektor pertambangan dijalankan, bagaimana proses hilirisasi dilakukan, serta bagaimana perusahaan berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” katanya.
Dalam rangkaian babak final, para peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah operasional anggota Grup MIND ID, termasuk wilayah operasional PT Timah di Kepulauan Riau.
Melalui kunjungan lapangan ini, para finalis mendapatkan kesempatan melihat langsung proses bisnis industri timah sekaligus mengenal berbagai program perusahaan di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Sebab, masa depan industri pertambangan tidak hanya diukur dari seberapa besar komoditas yang dihasilkan. Pengelolaan lingkungan, nilai tambah melalui hilirisasi, serta manfaat nyata bagi masyarakat juga menjadi bagian penting dari pembahasan mengenai keberlanjutan industri timah.
Sumber: PT Timah Tbk